IndoSing-Mums

From Indo-Sing Wiki

(Redirected from Indosing-mums)
Jump to: navigation, search

IndoSing-Mums adalah ajang komunikasi pertemuan kembali sesama warga Indonesia, khususnya komunitas perempuan Indonesia yang tinggal di Singapura. Milis ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantar. Kami berbagi informasi seputar dunia perempuan, ibu anak, kegiatan sehari-hari, serta pengalaman hidup di Singapura.


Mohon diperhatikan hal-hal berikut ini bila anda tertarik menjadi anggota milis ISM:

  1. forum ini hanya untuk perempuan Warga Negara Indonesia yang SEDANG tinggal di Singapura,
  2. untuk mendaftar, kirimkan email dalam bahasa Indonesia, langsung ke moderators/owner milis yang berisi data berikut: nama lengkap, alamat lengkap, dan nomer tilpun di Singapura, serta ID Yahoo! Messenger anda [bila ada], atau,
  3. hubungi teman yang anda kenal dan sudah menjadi anggota milis, lalu berikan data anda pada teman ybs, yang selanjutnya bisa menghubungi moderators.


Pendaftar yang:

  • tidak menyertakan datanya, atau
  • hanya menulis 'Hi', 'hello', atau pesan singkat lain, atau
  • tidak tinggal di Singapura, bukan perempuan Indonesia, akan langsung DITOLAK.


NOTE : Kepada calon anggota baru, harap tidak menggunakan fasilitas "JOIN THIS GROUP" untuk aplikasi anggota baru. Silahkan mengirimkan email berisi data kepada Owner/Moderator mailing list untuk mempercepat proses keanggotaan.

Sejarah Terbentuknya Milis IndoSing-Mums

Ditulis oleh Hany pada tanggal 20 Februari 2006:

Buat sebagian anggotanya, kata IndoSing-Mums sudah seperti jadi madat. Candu. Bukan dengan konotasi miring tentunya. Biasanya para pecandu IndoSing-Mums ini malah bersemangat menanti kata tersebut muncul di layar komputernya karena dilatarbelakangi pertanyaan: Ada hal baru apa lagi di pulau kecil ini?

Semuanya dimulai sekitar 3 tahun yang lalu. Semuanya akibat rakyat Indonesia yang hidup dalam buaian indomi. Iya, makanan rakyat melarat berbahan dasar tepung gandum itu! Sori, bukannya saya mengada-ada. Waktu jaman teman-teman seangkatan saya dan saya masih melarat, indomi bagaikan dewa penyelamat yang mengenyangkan.

Budaya ini masih saja dibawa ke negara kecil yang aneh ini. Aneh karena indomi bikinan Indonesia tidak bisa menembus toko kakap sekelas Fair Price, Cold Storage, Giant, bahkan Carrefour. Memang ada indomi, tapi bikinan pabrik di Malaysia dan rasanya tidak asli.

Sungguh hal ini menjadi sumber keprihatinan yang mendalam dari beberapa perempuan Indonesia di sini. Maka dengan kesadaran penuh salah seorang dari mereka membuka saluran milis di Yahoo! dengan nama Indomie-Lovers. Tujuannya cuma satu, saling tukar warta indomi! Di warung mana di pulau kecil ini indomi rasa asli Indonesia bisa didapat.

Anggota pertama milis Indomie-Lovers yang cuma 6 orang itu akhirnya ‘mati’ bosan dengan keadaan milis yang begitu-begitu saja. Masak sih sedemikian pentingnya indomi sampai dibikinkan sebuah milis khusus?? Apa tidak ada makanan lain selain indomi? Begitu mungkin pertanyaan yang berkecamuk di dada mereka.

Sampai akhirnya perempuan pemilik kapling milis ini pun juga gerah dan setelah rundingan dengan sekondannya, memutuskan mengganti nama milis dengan nama yang lebih funkeh, gaya, dan menarik. Dipilihlah nama IndoSing-Mums. Kumpulan emak-emak Indonesia yang sedang ada di pulau Singapura. Begitu.

Salah satu moderator milis ini adalah orang yang gatelan. Merasa sedikit gatel kalau tidak kirim-kiriman e-mail atau ceting setiap hari dengan kawan-kawannya. Maka diajaklah seluruh kenalannya masuk ke milis ISM. Tadinya cuma beberapa puluh. Mendadak dalam waktu setahun saja, kenalan dari kenalan akhirnya gabung juga di ISM. Jadi seratus lebih jumlahnya.

Topik pembicaraan juga bukan cuma indomi saja. Hari-hari terakhir diwarnai oleh memanasnya pembahasan mengenai seluk-beluk pernikahan. Ini akibat salah seorang anggota membuat jajak pendapat tentang kasus Dea Mirella - Eel Ritonga. Hal lain yang sedang jadi bahan pembicaraan adalah info rice cooker, keinginan membuat tulisan bersama tentang kehidupan khas Singapura, dan berita-berita anggota keluarga yang sakit dan meninggal.

Percaya deh sama saya, bukan cuma hal-hal yang saya sebutkan tadi yang ada di milis ISM. Anda mau, kami ada. Mungkin begitulah gambarannya. Kalau ada pertanyaan dari salah satu anggota tentang apa saja, beberapa saat kemudian pencerahan dari anggota lain akan muncul. Tidak perlu menunggu lama karena banyak anggotanya yang punya keahlian mengetik lebih cepat dari kilat. Walaupun bukan 10 jari, tapi kemampuan ini menunjang sekali dalam penyebaran info dari ‘hantu’ ke ‘hantu’ a la Pasukan Mau Tahu.

Bukan itu saja, para anggota ISM kebanyakan adalah pengagum berat Lynette di filem Desperate Housewives. Dialah yang mewakili citra perempuan tukang sambil ini itu tapi semua kerjaan penting selesai. Jadi bisa dimengerti kalau jumlah e-mail di milis ISM membludak. Sambil nunggu cucian diputar dalam mesin cuci sekaligus menanak nasi juga menggodok daging serta mendengar Cek dan Ricek, tangan cetak-cetuk di kibord komputer mengirim e-mail ke ISM.

Walaupun beberapa kali ada masalah antar anggota [sebuah hal yang tidak terhindarkan dalam sebuah kumpulan], milis ini tetap bertahan. Ada yang bilang, bisa bertahan hidup ’senang’ di pulau ini gara-gara milis ini. Berlebihan memang kedengarannya.

Buat saya, e-mail dengan kepala judul [IndoSing-Mums] selalu saya nantikan. Saya akan baca dengan bersemangat karena saya mengenal semua anggotanya walau beberapa belum pernah bertemu. Saya seperti bertemu langsung dengan mereka waktu membaca e-mail-nya. Berjuta terima kasih untuk teman-teman yang sudah membuat hidup di sini jadi lebih menarik.

Moderator

Link terkait

Personal tools